BMKG memperkirakan musim hujan 2026/2027 mulai Oktober di 63 zona musim, lalu menyebar pada November dan Desember. Saatnya meninjau perluasan banjir di polis properti dan kendaraan.
Tim Panduan Veritasindo · Diperbarui

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan musim hujan 2026/2027 mulai pada Oktober di 63 zona musim (ZOM), antara lain sebagian Sumatera, sebagian Jawa Barat, sebagian Kalimantan, dan sejumlah wilayah Papua. Sebanyak 185 ZOM menyusul pada November dan 266 ZOM pada Desember 2026. Puncak musim hujan diperkirakan bertahap dari Desember 2026 sampai Februari 2027.
Bagi pembaca Veritasindo, kabar cuaca ini bukan berita cuaca semata. Ini pengingat untuk meninjau perluasan banjir di polis rumah, toko, dan kendaraan sebelum genangan pertama muncul.
Indonesia tidak memasuki musim hujan pada tanggal yang sama. BMKG membagi wilayah menjadi zona musim. Angka 63 ZOM pada Oktober berarti sebagian wilayah sudah masuk periode hujan, bukan seluruh kabupaten. Jika daerahmu baru masuk November atau Desember, masih ada waktu meninjau polis, tetapi jangan menunggu sampai banjir terjadi.
Panduan teknis FLEXAS, EQVET, dan klaim kendaraan tetap ada di rubrik properti dan kendaraan. Artikel ini merangkum prakiraan BMKG agar keputusan meninjau polis tidak ditunda sampai musim hujan merata.
Tidak. Prakiraan musim hujan bersifat kawasan. Risiko banjir tetap bergantung pada drainase, ketinggian, dan riwayat genangan setempat.
Perluasan TSFWD atau FWTWD mencakup angin topan, badai, banjir, dan kerusakan akibat air. Gempa memakai perluasan terpisah, EQVET.
Banjir pada kendaraan biasanya perlu perluasan terpisah di luar TLO atau comprehensive dasar. Cek polis sebelum musim hujan memuncak.
Panduan ini bersifat informasi umum. Ketentuan polis berbeda di setiap perusahaan, jadi rujuk polis dan ringkasan informasi produk dari perusahaan asuransimu.